Digi-doc Workshop : Kerjasama Prodi Pendidikan Kimia UNY dengan Birmingham City University

Pada tanggal 5 Maret 2024, Departemen Pendidikan Kimia FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta menerima kunjungan dari kolega internasional dalam rangka kerjasama penelitian melalui Digi-Doc Project. Prof. Dr. Antuni Wiyarsi, M. Sc. selaku Kaprodi Pendidikan Kimia UNY menerima 9 orang tamu dari Birmingham City University (BCU), London South Bank University (LSBU), Northeast Normal University Tiongkok,  Vietnam National University (VNU), Nguyen Tat Thanh University NTTU) Vietnam, dan HCMC University of Education Vietnam. Diskusi Digi-Doc Project di Indonesia berlangsung selama tiga hari hingga hari Kamis, 7 Maret 2024.

Digital Doctor Training Hub (Digi-Doc) Project merupakan program kemitraan nongelar antara Inggris, Vietnam, Tiongkok dan Indonesia yang bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih akademisi di bidang pendidikan dalam menguatkan kemampuan riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.   Menurut Dr. Jane O’Connor, Deputy Director of Center for the Study of Research and Practice in Education (CSPACE) BCU, program ini memfasilitasi para profesional pendidikan dengan menyediakan kemungkinan join research dan diskusi ide-ide penelitian dengan para expert di bidang pendidikan dari Inggris. Program pelatihan supervisi online ini didanai oleh British Council dengan Birmingham City University sebagai pimpinan program.

Digi-Doc Project diharapkan akan menjadi embrio dari komunitas internasional yang terdiri dari mahasiswa doktoral dan para supervisor yang memiliki komitmen bersama terhadap penelitian-penelitian pendidikan yang applicable dan reachable. Dengan menggunakan program EdD sebagai dasar pengembangannya, program Digi-Doc nantinya akan berkembang menjadi program doktoral kependidikan dengan durasi 4-6 tahun dan bergelar EdD-I. Rancangan perkuliahan pada tahun 1 dan 2 menggunakan 4 modul pembelajaran, diikuti pada tahun 3 dan 4 melalui kajian 50.000 tesis yang berfokus pada tantangan pendidikan yang muncul dan solusi pemecahan yang dapat langsung diterapkan oleh mahasiswa. Lulusan EdD-I diharapkan memiliki kemampuan responsif terhadap permasalahan pendidikan di Vietnam, Tiongkok dan Indonesia serta merancang solusi yang dapat dilaksanakan secara kolaboratif antarmitra.