Visiting Professor: Integrasi AI dan Teknologi Digital pada Pendidikan di Sekolah

Departemen Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor yang menghadirkan pakar Sains dan Teknologi Pendidikan dari Thailand, Assoc. Prof. Niwat Srisawasdi, Ph.D. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Pendidikan Kimia FMIPA UNY dan mengangkat tema “AI & Digital Technology in School Education a Case in Thailand”.

Dalam pemaparannya, Ajarn Niwat menyoroti perubahan karakteristik generasi peserta didik saat ini yang tumbuh dalam lingkungan digital. Menurutnya, peserta didik generasi baru cenderung lebih visual, terbiasa mengakses berbagai media secara simultan, menyukai pembelajaran yang personal, interaktif, relevan, dan memberikan umpan balik secara cepat. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran perlu dirancang dengan berpusat pada kebutuhan peserta didik (human-centered approach) agar mampu meningkatkan motivasi dan capaian belajar mereka.

Pada paparannya juga menampilkan berbagai hasil penelitian terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sains dan kimia. Salah satu yang dibahas adalah penggunaan simulasi komputer interaktif untuk membantu peserta didik membangun model mental yang lebih baik terhadap konsep-konsep abstrak, seperti fenomena ikatan hidrogen. Simulasi digital dinilai mampu menjembatani pemahaman peserta didik dari tingkat makroskopik menuju representasi mikroskopik yang sering kali sulit divisualisasikan dalam pembelajaran konvensional.

Topik yang menarik perhatian mahasiswa adalah implementasi game-based inquiry learning yang menggabungkan unsur permainan dengan pendekatan inkuiri ilmiah. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman konsep kimia yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keterampilan pemecahan masalah.

Dalam konteks pendidikan berkelanjutan, Ajarn Niwat memaparkan pengembangan aplikasi mobile Plastic Detective, sebuah proyek citizen inquiry yang dirancang untuk meningkatkan literasi peserta didik mengenai ekonomi sirkular plastik dan isu keberlanjutan lingkungan. Aplikasi tersebut mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif dalam investigasi dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan sampah plastik melalui pendekatan pembelajaran berbasis teknologi digital.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan berbagai contoh penerapan AI dalam pendidikan, termasuk pengembangan sistem pelatihan guru berbasis AI untuk meningkatkan kompetensi TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) serta model pembelajaran sains berbasis mobile learning yang mengintegrasikan kecerdasan buatan guna mendukung pembelajaran mandiri dan inkuiri peserta didik.

Kegiatan Visiting Professor ini memberikan wawasan baru bagi dosen dan mahasiswa mengenai pentingnya integrasi AI dan teknologi digital dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Departemen Pendidikan Kimia FMIPA UNY terus memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus mendorong pengembangan pembelajaran kimia yang relevan dengan tantangan abad ke-21.